Blok M semakin dikenal sebagai salah satu kawasan dengan perkembangan photobooth yang cukup pesat. Banyaknya pilihan booth membuat persaingan antar vendor semakin menarik.
Masing-masing berusaha menghadirkan konsep, desain, dan pengalaman yang berbeda agar dapat menjadi pilihan pengunjung.
Namun, dibalik booth yang terlihat menarik, terdapat satu bagian yang sering kali tidak terlihat oleh konsumen tetapi sangat menentukan kelancaran operasional, yaitu sistem photobooth.
Bahkan, saat ini sudah ada 20 booth di Blok M yang menggunakan software Photolab sebagai bagian dari sistem operasionalnya.
Kehadiran Photolab menunjukkan bahwa software bukan lagi sekedar pelengkap, tetapi dapat menjadi pondasi bagi owner untuk mengembangkan layanan photobooth.
Ketika Persaingan Semakin Ketat, Kreativitas Justru Harus Bertambah
Banyaknya booth bukan berarti setiap vendor harus menawarkan pengalaman yang sama. Justru sebaliknya, persaingan dapat mendorong owner untuk semakin kreatif.
Dengan sistem yang mendukung, owner dapat lebih leluasa menghadirkan berbagai konsep dan layanan. Photolab memiliki sejumlah fitur yang dapat membantu kebutuhan tersebut, seperti Labline untuk pengelolaan antrian, Live Video, Dual Camera, dan Instant Download.
Selain itu, Photolab juga mendukung kebutuhan frame dan template photobooth, fleksibilitas ukuran cetak melalui Advance Print Size, hingga XXXL Print untuk kebutuhan cetak berukuran besar.
Ada pula fitur Happy Hour Voucher yang dapat digunakan untuk membuat program promo berdasarkan waktu, kuota, harga, jumlah print, dan periode aktif.
Sementara Paper Alert Notification membantu mendukung kesiapan operasional terkait kebutuhan kertas.
Dengan kombinasi fitur tersebut, owner tidak harus terpaku pada satu model layanan. Mereka dapat mengeksplorasi berbagai konsep sesuai karakter booth dan target konsumennya.
Satu Sistem untuk Mengelola Beberapa Booth
Bagi owner yang memiliki lebih dari satu booth, kebutuhan sistem menjadi semakin penting.
Bayangkan jika seorang owner memiliki beberapa booth yang beroperasi secara bersamaan. Tanpa sistem yang terintegrasi, setiap booth berpotensi membutuhkan perangkat dan pengaturan tersendiri, termasuk untuk proses pencetakan.
Photolab memberikan kemungkinan pengelolaan yang lebih fleksibel. Beberapa booth dapat diintegrasikan sehingga hasil foto dari beberapa booth dapat dicetak melalui satu printer, selama konfigurasi perangkat dan jaringan mendukung sistem tersebut.
Artinya, owner tidak selalu harus menyediakan satu printer untuk setiap booth. Satu printer dapat digunakan secara terintegrasi untuk beberapa booth sesuai kebutuhan operasional.
Hal ini dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi owner yang ingin mengembangkan bisnis tanpa harus menambah perangkat secara berlebihan.
Sistem yang Membuka Ruang untuk Berinovasi
Persaingan photobooth tidak hanya tentang siapa yang memiliki dekorasi paling menarik atau kamera terbaik. Sistem yang bekerja di belakang layar juga menentukan seberapa jauh sebuah booth dapat berkembang.
Dengan software yang fleksibel, owner memiliki ruang lebih besar untuk bereksperimen dengan konsep, fitur, sistem antrian, hasil cetak, promo, hingga pengalaman digital.
Kehadiran 20 booth pengguna Photo lab di Blok M menjadi gambaran bahwa kebutuhan terhadap sistem photobooth semakin nyata.
Di tengah persaingan yang semakin ramai, teknologi justru dapat menjadi alat bagi owner untuk menciptakan layanan yang berbeda.

Leave a Reply