Author: Photolab

  • Rekomendasi Software Photobox Terbaik!

    Rekomendasi Software Photobox Terbaik!

    Di dunia event dan hiburan digital, istilah seperti photobooth, photo kiosk, dan photobox makin sering kita dengar. Tapi apa sebenarnya perbedaan photobox dan photobooth dan apa software photobox itu? Dan mengapa bisnis event atau photobooth Anda perlu mempertimbangkannya sekarang juga?

    Ada banyak sekali yang sulit membedakan software photobooth dan software photobox? Nah dalam artikel ini, Photolabtech ingin membahas secara mendetail mengenai software photobox dan apakah software photobox ini sama dengan software photobooth? Tanpa berlama-lama lagi, yuk langsung simak di bawah ini!

    Apa itu Software Photobox?

    Meski banyak orang mengenal photobox sebagai layanan cetak foto seperti Photobox.co.uk, di industri event, istilah ini mulai berkembang untuk menyebut perangkat lunak photobooth yang digunakan untuk menangkap, mengedit, dan membagikan foto secara digital.

    Jadi, software photobox = software photobooth. Bedanya hanya pada cara penyebutan yang belum baku secara global, terutama di pasar Indonesia.

    Sama seperti software photobooth, software photobox memungkinkan pengguna untuk:

    • Mengambil foto, video, atau GIF secara otomatis
    • Menambahkan filter atau overlay branding
    • Mengirim hasilnya langsung via WhatsApp, email, atau media sosial
    • Mengumpulkan data pelanggan (lead capture)
    • Sinkronisasi dengan printer, lighting, dan kamera profesional

    Photobox (Cetak Foto) vs Software Photobox (Photobooth)

    AspekPhotobox (Tradisional)Software Photobox (Modern Photobooth)
    TujuanMencetak foto fisikDigitalisasi & interaksi event
    OutputFoto cetakFoto digital, video, boomerang, filter
    MediaKertas fotoWhatsApp, email, sosial media
    InteraktivitasTidak interaktifInteraktif dengan layar sentuh, live view
    BrandingTerbatas (di cetakan saja)Full branding digital (overlay + sharing)
    AnalyticsTidak tersediaTersedia: data email, nomor, engagement

    Fitur Utama Software Photobox

    Berikut fitur penting yang biasanya ditawarkan oleh software photobox modern:

    • Live Preview – Tampilkan preview real-time sebelum foto diambil
    • Template & Overlay Custom – Branding acara dengan desain khusus
    • Sharing Instan – Kirim hasil foto ke email, WA, atau Instagram
    • Green Screen Support – Ganti background otomatis
    • Video Booth & GIF – Lebih dari sekadar foto
    • Lead Capture & Analytics – Kumpulkan data tamu untuk kebutuhan promosi

    Rekomendasi Software Photobox Terbaik

    1. Photolabtech

    Software photobooth lokal dengan fitur lengkap dan antarmuka yang user-friendly. Cocok untuk event organizer, photobooth rental, hingga kebutuhan personal. Photolabtech juga layak kamu gunakan karena softwarenya support bahasa Indonesia, dapat membantu teknis dan fitur langganannya fleksibel.

    2. dslrBooth

    Software photobooth internasional yang kuat dan stabil.
    Cocok untuk pengguna DSLR dan kebutuhan profesional.

    3. Photoboxx

    Lebih cocok untuk event dengan konsep “hashtag printing” dan virtual booth. Menonjolkan pengalaman interaktif berbasis media sosial.

    Tips Memilih Software Photobox

    Sebelum memilih, perhatikan hal-hal berikut:

    • Kompatibilitas dengan hardware – Kamera, lighting, dan printer
    • Fitur branding & filter – Penting untuk acara perusahaan
    • Dukungan teknis – Terutama jika baru pertama kali setup
    • Model harga – Langganan bulanan, sekali bayar, atau per-event
    • Kemudahan sharing & online gallery

    Istilah software photobox mungkin belum umum, tapi potensinya besar untuk event modern. Dengan fitur digital yang canggih dan fleksibel, software photobox seperti Photolabtech bisa mengubah cara orang-orang berinteraksi dengan booth — lebih cepat, menyenangkan, dan hasilnya bisa langsung disimpan atau dibagikan.

  • Panduan Instalasi Bilik Photobooth. Simak!

    Panduan Instalasi Bilik Photobooth. Simak!

    Seperti yang telah kita bahas, membuka usaha photobooth membutuhkan konsep yang sangat matang. Sejak awal, kita harus memikirkan, akan seperti apa photobooth kita dan bagaimana cara kita untuk menarik para pengguna untuk mau berfoto dalam photobooth kita. Konsep ini yang nantinya akan menentukan bilik photobooth seperti apa yang kita buat.

    Bagi kamu yang mungkin belum tahu, photobooth sendiri memiliki beberapa jenis. Hal ini bisa terlihat dari jenis bilik yang digunakan. Nah untuk memahami hal ini, Photolabtech ingin membahas mengenai apa itu bilik photobooth dan bagaimana cara untuk melakukan instalasi bilik photobooth yang digunakan. Tanpa berbasa-basi lagi, langsung simak penjelasannya di bawah ini yuk!

    1. Apa itu Bilik Photobooth?

    Menurut Wikipedia, bilik foto (photobooth) adalah mesin/kios otomatis untuk mengambil foto — saat ini hampir semuanya digital. Tren bilik ini kembali naik di tengah anak muda dan event kekinian.

    2. Jenis-Jenis Bilik Photobooth

    Seperti sudah kita bahas di atas, ada beberapa jenis-jenis bilik photobooth. Nah hal ini berpengaruh pada seberapa menarik danestetik bilik photobooth yang digunakan. Berikut adalah beberapa jenis bilik photobooth yang populer:

    • Bilik tertutup (closed booth): privasi maksimal, cocok untuk strip pose; butuh ventilasi & ruang lebih.
    • Mirror/kiosk booth: bodi kompak + layar sentuh cermin interaktif. Banyak diminati di mal & wedding
    • Bilik inflatable: struktur tenda portable, unik & eye‑catching—bagus buat event outdoor/ramai .
    • Bilik open-air/stage: pakai backdrop & lighting, fleksibel dan bisa diaplikasi ke berbagai tema.

    3. Ukuran & Layout Standar

    Tipe BilikUkuran Ruang (L×P×T)Catatan
    Closed Booth±1,2 × 1,2 × 2,1 mButuh ventilasi dan akses mudah
    Mirror/Kiosk±0,8 × 0,6 × 1,8 mRingkas & cocok untuk space terbatas
    Inflatable Cubes±2,5 × 2,5 × 2,5 m (8×8 ft)Memerlukan blower & ruang lebih
    Open-Air BoothBackdrop 2,4 × 2,4 m + standingKombinasi lighting & dekorasi bebas

    Perlu untuk dicatat, untuk keamanan, sediakan jarak bebas 0,5 m di tiap sisi, dan pastikan akses keluar-masuk aman.

    4. Material & Desain Bilik Photobooth

    Setelah mengetahui beberapa jenis bilik photobooth, kita juga akan membahas material serta desain bilik photobooth. Nah ini adalah beberapa di antaranya:

    • Dinding: kain/dinding kayu tahan tekanan tinggi
    • Atap: bisa kain tipis atau tenda light-weight
    • Interior: LED panel putih warm-light, karpet tipis/rubber mat untuk finishing
    • Dekor: tema rustic, kaca cermin, neon sign, props sesuai brand/event

    Desain stylized bikin booth kamu jadi spot Instagramable yang meningkatkan interaksi sosial.

    5. Tips Operasional & Keselamatan

    1. Ventilasi & pencahayaan cukup
    2. Gunakan blower/lampu aman untuk inflatable booth
    3. Kabel rapi & terlindung
    4. Petakan alur pengunjung (masuk-keluar)
    5. Sediakan operator standby selama event
    6. Siapkan kit perbaikan: roll tape, kabel cadangan, alat pompa

    6. Integrasi Software via Photolabtech

    Untuk efisiensi dan hasil cepat, integrasi software Photolabtech:

    • Auto-capture & printer langsung
    • Interface kiosk/ mirror kompatibel
    • Sharing foto via WA/IG/email langsung dari booth
    • Statistik penggunaan & engagement

    Photolabtech sangat ideal untuk semua jenis bilik, baik mirror/kiosk, open-air, maupun inflatable. Bikin bilik photobooth yang optimal butuh sinergi desain, ukuran, material & operasional.

    Dengan perencanaan matang ditambah integrasi software photobooth seperti Photolabtech, kamu bisa memberikan hasil maksimal pada bisnis photobooth yang kamu bangun.

  • Rekomendasi Lighting Terbaik untuk Photobooth!

    Rekomendasi Lighting Terbaik untuk Photobooth!

    Bukan hanya perangkat lunak, membuat usaha photobooth juga membutuhkan perangkat keras alias hardware. Salah satu hardware yang memerankan peran penting dalam menghasilkan foto berkualitas adalah lighting photobooth. Nah ada beberapa lighting yang dapat memberikan hasil terbaik untuk instalasi photobooth.

    Sama seperti kamera, ada banyak jenis lighting yang bisa kita gunakan. Tentu memilih lighting untuk photobooth ini harus disesuaikan dengan bilik atau tipe photobooth yang hendak dibuat. Nah dalam artikel ini, Photolabtech ingin sedikit membahas rekomendasi lighting terbaik untuk photobooth sampai tips saat melakukan set up lighting ini. Yuk langsung simak saja penjelasannya di bawah ini!

    Kenapa Lighting Penting dalam Photobooth?

    Lighting bukan cuma soal terang atau gelap, tapi soal mood, kualitas hasil foto, dan kenyamanan pengunjung photobooth yang kita buat. Lighting yang tepat dalam photobooth dapat membuat

    • Warna kulit terlihat natural
    • Shadow lebih halus
    • Foto tampak profesional
    • Branding photobooth semakin menonjol

    Teknik Dasar: 3‑Point Lighting Setup

    Bagi yang sudah lama terjun di dunia fotografi dan sering berjibaku dengan pencahayaan pasti sudah tidak asing lagi dengan dasar-dasar set up lighting ini.

    Nah khusus untuk kita yang belum memahami secara penuh bagaimana cara melakukan set up, kita bisa menggunakan teknik dasar yang disebut 3-point lighting set up agar bisa mendapatkan hasil optimal. Nah teknik ini mencakup:

    1. Key Light – sumber utama, biasanya paling terang.
    2. Fill Light – mengisi bayangan dari sisi berlawanan.
    3. Back Light (Hair/Edge) – menambah dimensi & memisahkan subjek dari background.

    Rekomendasi Lighting Terbaik 2025

    Sama seperti teknologi lain, teknologi lighting terus berkembang dari waktu ke waktu. Pertanyaanya kemudian adalah, apa lighting terbaik untuk photobooth untuk tahun 2025 ini? Nah berikut adalah rekomendasinya:

    1. Ring Light

    • Spectrum Aurora 47”
      Harga: ± Rp 2,5 juta
      Diameter besar, ideal untuk close-up
      Adjustable brightness & suhu warna
      Cocok untuk booth di ruang kecil
    • Herrfilk 13” (Budget-friendly)
      Harga: Rp 500 ribuan
      Cukup terang untuk selfie photobooth
      Portable, ringan, cocok untuk vendor pemula

    2. LED Panel Light

    • NEEWER 660 RGB Panel
      Harga: ± Rp 2 juta
      CRI 96+ untuk warna akurat
      Adjustable RGB — bisa kasih efek warna
      Biasa dipakai di booth premium
    • GVM 800D LED Kit
      Harga: ± Rp 3 juta (2 lampu + stand)
      Cocok untuk setup 3-point
      Dapat aplikasi kontrol via Bluetooth

    3. LED Wand / Light Stick

    • Yongnuo YN360 III RGB Wand
      Harga: ± Rp 1,2 juta
    • Lighting fleksibel
    • Bisa dijepit di mic-stand, cocok untuk booth kecil
      Ideal buat setup ambient light modern

    4. Softbox & Umbrella Kit

    • Switti 50x70cm Softbox
      Harga: ± Rp 1 juta (pair)
      Hasil cahaya lembut & merata
      Disarankan untuk booth ukuran sedang/besar

    Tips Setup Lighting Photobooth

    Setelah mengetahui rekomendasi lightingnya, saatnya kita membahas tips cara melakukan set up lighting untuk photobooth. Ada 5 tips yang bisa

    1. Gunakan diffuser untuk hindari shadow keras.
    2. Pastikan jarak antara lampu & subjek tidak terlalu dekat.
    3. Gunakan lampu dengan suhu 5000–5600K (natural daylight).
    4. Posisi key light agak di atas & samping subjek.
    5. Hindari flash kamera jika software photobooth bisa auto-expose.

    Integrasi Lighting & Software Photolabtech

    Salah satu keunggulan Photolabtech dalam sebuah instalasi photobooth adalah kemampuannya untuk melakukan integrasi terhadap hadware yang digunakan. Yup, sebagai software photobooth, photolab sendiri memiliki keunggulan seperti:

    • Kompatibel dengan kamera & software remote light control
    • Bisa mengatur tingkat brightness dan efek warna
    • Real-time preview & auto-adjust exposure
    • Dapat analitik kualitas foto dan hasil interaksi user

    Akhir kata, lighting bukan cuma soal terang, tapi soal membuat pengalaman pengguna lebih berkesan dan hasil fotonya profesional. Dengan set up lighting yang tepat dan software seperti Photolabtech, kamu bisa menghemat waktu, memaksimalkan foto dan tentu meningkatkan kepuasan user.

  • Ini Rekomendasi Kamera Photobooth Terbaik!

    Ini Rekomendasi Kamera Photobooth Terbaik!

    Seperti kita ketahui, photobooth sendiri adalah salah satu bentuk hiburan yang memanfaatkan momen melalui medium foto. Karena berbentuk foto, hal yang diperlukan untuk menangkap momen tersebut tentu adalah kamera photobooth.

    Pertanyaan yang kemudian sering muncul adalah apakah sebuah photobooth ini dapat menggunakan berbagai jenis kamera? Apakah bisa menggunakan kamera HP saja? Nah untuk menjawab pertanyaan tersebut, Photolab telah menulis artikel lengkap mengenai kamera khusus photobooth beserta rekomendasinya. Tanpa berbasa-basi lagi, yuk langsung simak penjelasannya di bawah ini!

    Kenapa Pemilihan Kamera itu Penting?

    Kamera adalah jantung dari photobooth. Meski software dan lighting penting, kualitas kamera menentukan banyak hal. Nah kamera dalam photobooth sendiri menentukan:

    • Ketajaman hasil foto
    • Autofokus yang cepat (agar foto tidak blur)
    • Kemudahan integrasi ke software yang akan mengoperasikan kamera.

    Kamera sendiri tentu menjadi asset yang cukup mahal. Bahkan, kamera ini mungkin menjadi salah satu modal terbesar jika kita ingin membuka sebuah bisnis Photobooth. Apalagi, kita tinggal di Indonesia yang notabene harga kamera sendiri terhitung cukup mahal.

    Nah terlepas dari tren luar negeri, sebenarnya para pengusaha photobooth tidak mesti mengikuti perkembangan penggunaan kamera mutakhir. Justru, vendor-vendor di Indonesia sendiri membutuhkan kamera yang terjangkau, mudah dicari di marketplace lokal dan pastinya dapat kompatibel dengan software photobooth yang digunakan.

    Nah karena ada kebutuhan dari 3 hal tersebut, maka Photolabtech sendiri merekomendasikan beberapa kamera yang dirasa cukup untuk memulai bisnis photobooth. Berikut adalah beberapa rekomendasinya:

    1. Canon EOS M50 Mark II

    Harga: Rp 9 – 10 jutaan (body only)
    Kelebihan:

    • Autofokus cepat (Dual Pixel AF)
    • Layar flip (cocok untuk selfie booth)
    • Ringan dan compact
    • Kompatibel dengan banyak software photobooth

    Cocok buat vendor pemula sampai pro. Sering dijual bundling dengan lensa kit.

    2. Sony ZV-E10

    Harga: Rp 9 – 11 jutaan
    Kelebihan:

    • Desain compact
    • USB streaming ready (tidak membutuhkan capture card)
    • Sensor APS-C besar yang bisa memberikan hasil tajam di low light
    • Autofokus real-time eye tracking

    Banyak dipakai untuk booth digital yang butuh live preview atau efek AR.

    3. Nikon D5600

    Harga: Rp 8 – 9 jutaan (bekas) / Rp 11+ jutaan (baru)
    Kelebihan:

    • DSLR klasik, hasil jernih & tajam
    • Tersedia banyak lensa bekas murah
    • Daya tahan tinggi, cocok untuk event outdoor

    Masih banyak komunitasnya dan gampang dicari di toko offline.

    4. Canon 200D II (Rebel SL3)

    Harga: Rp 8 – 9 jutaan
    Kelebihan:

    • Entry-level DSLR, cocok buat pemula
    • Touchscreen flip
    • Dual Pixel AF
    • Bisa koneksi WiFi ke software photobooth

    Versi hemat dari Canon M50 tapi masih sangat mumpuni.

    5. Logitech BRIO 4K (Webcam Pro)

    Harga: Rp 3 – 4 jutaan
    Kelebihan:

    • Ukuran kecil, tinggal plug & play
    • Resolusi 4K
    • Auto light correction
    • Cocok untuk booth digital/online

    Bukan DSLR, tapi cocok buat booth virtual atau video booth cepat setup.

    Tips Memilih Kamera untuk Photobooth

    1. Pilih mirrorless kalau ingin ringan & cepat setup
    2. DSLR cocok buat kualitas premium & event besar
    3. Pastikan ada HDMI / USB out untuk koneksi ke software
    4. Gunakan lensa fix 35mm atau kit 15–45mm untuk area booth kecil

    Kompatibilitas dengan Software Photobooth

    Semua kamera di atas sudah diuji cocok dengan software seperti:

    • Photolabtech
    • DSLRBooth
    • Sparkbooth
    • SnapPic Studio

    Kalau mau hasil optimal, pastikan kabel koneksi stabil & gunakan mini PC / laptop i5+. Jangan asal beli kamera mahal — pilih yang sesuai kebutuhan dan siap support kerja cepat di lapangan.

    Nah, kabar baiknya. Photolabtech mendukung berbagai jenis kamera & siap bantu integrasi dengan workflow kamu. Bagi kamu yang tertarik, yuk hubungi langsung tim kami dan konsultasikan sekarang!

  • Ini Daftar Hardware Photobooth yang Harus Kamu Miliki!

    Ini Daftar Hardware Photobooth yang Harus Kamu Miliki!

    Memulai bisnis photobooth sendiri membutuhkan banyak persiapan dan resource yang memadai. Salah satu yang paling esensial adalah hadware atau perangkat yang akan digunakan atau diinstalasi pada photobooth yang kita jalankan.

    Meski terlihat sederhana, ada banyak sekali hardware yang perlu dipersiapkan. Karena cukup banyak, Photolabtech akan membahas satu per satu mengenai kebutuhan hardware ini. Artikel ini sangat cocok untuk kamu yang hendak membuat checklist untuk persiapan mambangun usaha photobooth sendiri. Karena itu, simak artikel ini sampai habis ya!

    Apa itu Hardware Photobooth?

    Hardware photobooth adalah semua perangkat fisik yang digunakan dalam sebuah photobooth. Mulai dari kamera, lighting, hingga printer.

    Kalau software membantu proses digitalnya, maka hardware ini adalah fondasi visualnya. Tanpa hardware yang tepat, hasil foto bisa blur, gelap, atau gagal fokus.

    Komponen Utama Hardware Photobooth

    Karena memiliki peran yang sama esensialnya dengan software photobooth, maka kita harus memberikan yang terbaik untuk investasi hardware photobooth ini. Nah berikut adalah daftar hardware penting untuk setup photobooth profesional berdasarkan pengalaman Photolab.

    1. Kamera DSLR / Mirrorless

    Pertama tentu saja ada kamera. Kamera adalah hardware utama dalam bisnis photobooth ini. Ya, kamera adalah alat utama untuk menangkap gambar dari para pengguna photobooth. Ini adalah fondasi utama. Nah untuk rekomendasi, Photolab menyarankan untuk menggunakan kamera Canon EOS M50 / Nikon D5600 / Sony Alpha Series. Alasannya adalah:

    • Autofokus cepat.
    • Bisa ganti lensa.
    • Kompatibel dengan banyak aplikasi photobooth.
    • Hasil foto tajam & kaya.

    2. Lighting / Flash External

    Hardware kedua tentu ada lighting atau flash external. Hal ini bisa membantu hasil foto dalam bilik foto semakin sempurna. Selain itu lighting ini juga penting untuk jenis photobooth outdoor karena dapat membantu menstabilkan pencahayaan kamera.

    Ada beberapa lighting yang Photolabtech rekomendasikan antara lain Godox LED, Neewer Softbox, atau ring light 18. Alasannya adalah:

    • Cahaya lembut = hasil foto lebih glowing
    • Menghindari shadow atau hotspot
    • Bisa setting ambience (warm/cool)

    Pro tips: set up lighting 45° kiri-kanan adalah set up dasar terbaik.

    3. Printer Foto Instan

    Tanpa printer, sebuah photobooth takan memberikan kesan. Sebab, photobooth sendiri memiliki unique selling point karena hasil fisik yang bisa di bawa oleh para penggunanya. Karena itu, hadware satu ini menjadi sesuatu yang penting.

    Rekomendasi printer dari kami ada DNP DS-RX1HS, Canon Selphy CP1500. Beberapa keunggulannya antara lain:

    Pro tips: Untuk event yang diprediksi ramai, pilih printer dengan kapasitas kertas besar.

    4. Touchscreen Monitor / Tablet

    Selanjutnya ada touchscreen monitor atau tablet. Hal ini penting untuk user experice pengguna. Selain itu, hal ini juga dapat memudahkan pengguna dalam mengoprasikan photobooth. Nah beberapa manfaat hadware ini adalah:

    • Untuk preview & navigasi user.
    • Tamu bisa input email, nomor WA, dll.
    • Tampilan user-friendlyuser experience naik.

    Software Photolabtech punya tampilan touchscreen UI yang responsif & mudah dimengerti.

    5. Komputer / Mini PC / Laptop

    Tentu saja kita membutuhkan komputer, mini PC atau laptop untuk mengoperasikan photobooth. Komputer ini menjadi tempat utama untuk:

    • Menjalankan software photobooth dengan lancar.
    • Proses data real-time.
    • Upload ke cloud + sharing sosial media otomatis.

    6. Backdrop & Stand Frame

    Berikutnya ada backdrop atau stand frame. Ukuran ideal untuk backdrop adalah 2,4 x 2,4 m (untuk event indoor), atau 3 x 2,5 m (untuk wedding/corporate. Beberapa bahan yang bagus untuk backdrop antara lain:

    • Kain polos
    • Vinyl custom
    • Green screen (untuk overlay digital)

    Cek artikel kita sebelumnya tentang Ukuran Backdrop Photobooth yang Ideal untuk penjelasan lebih mendalam

    7. Booth Enclosure / Stand Design

    Bilik atau booth encluser ini menjadi salah satu hal yang dipersiapkan. Ada beberapa jenis bilik photobooth yang bisa dipilih antara lain:

    • Open-air booth: fleksibel & modern
    • Closed booth: cocok buat privasi & efek lucu
    • Inflatable booth: buat kesan unik
    • Kiosk-style: profesional & rapi

    Pro tips: Desain booth yang estetik = lebih Instagramable → lebih viral.

    Hubungan Hardware & Software Photobooth

    Setelah mengetahui semua hadrware yang dibutuhkan, tentu kita tidak bisa melepaskan hubungannya dengan software photobooth yang digunakan. Sebab, hardware bagus akan optimal kalau didukung software yang:

    • Kompatibel dengan semua jenis kamera
    • Bisa custom overlay + branding
    • Support sharing ke email, IG, dan WhatsApp dan media sosial lain
    • Ada fitur data capture dan analytics.
    • Memiliki pilihan yang bisa digunakan pengguna.
    • Dapat melacak data history sampai transaksi.
    • Dapat diakses hanya dengan satu dashboard saja.

    Photolabtech adalah salah satu software photobooth terbaik yang mendukung semua hardware di atas, dan bisa dikustom sesuai kebutuhan event kamu.

    Tips Setup Hardware Photobooth yang Efisien

    1. Test semua alat sebelum event dimulai
    2. Gunakan tripod/stabilizer yang kuat
    3. Pastikan semua kabel & koneksi tertata rapi
    4. Sediakan alat cadangan: kabel USB, roll kertas printer, baterai
    5. Simpan layout setup biar bisa repeat di event berikutnya

    Hardware yang Tepat = Event yang Sukses

    Kalau kamu serius bangun bisnis photobooth, jangan cuma fokus di dekorasi—pastikan hardware kita siap digunakan. Kombinasi hardware + software yang tepat bisa bikin bisnis terlihat dan terbukti profesional, lebih cepat dan lebih dipercaya.

    Photolabtech siap bantu kamu optimalkan workflow photobooth, dari kamera sampai cetak otomatis. Langsung hubungi kami untuk konsultasi!